<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:ref="http://purl.org/rss/1.0/modules/reference/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/">
	<channel rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/rss.rdf">
		<title>Gereja Katolik St Ignatius Magelang Jawa Tengah</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php</link>
		<description><![CDATA[@copyright 2009 Gereja Katolik St Ignatius Magelang ]]></description>
		<items>
			<rdf:Seq>
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry120108-134308" />
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry111225-104031" />
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry111210-010142" />
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110905-103809" />
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110807-122934" />
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110807-120000" />
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110731-000715" />
				<rdf:li resource="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110627-113520" />
			</rdf:Seq>
		</items>
	</channel>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry120108-134308">
		<title>HARI ANAK MISIONER KE 169</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry120108-134308</link>
		<description><![CDATA[<img src="allimages/ignatius_Rm_Nur_Widi,_Rm_Issri,_Rm_Krisno_-.jpg" width="334" height="224" border="0" alt="" /><br /><br />Minggu pagi hingga siang kemarin  8 Januari 2012, pelataran Gereja St. Theresia Salam yang berada disebelah utara sungai Krasak dan menjadi batas antara Kabupaten Magelang dan Kabupaten Sleman DIY. dipenuhi oleh anak – anak dan remaja dari berbagai daerah se eks. Karesidenan Kedu. Hentakan alunan suara rebana yang ditabuh anak - anak dari Paroki Salam mengiringi langkah sekitar 1000 anak memasuki perayaan peringatan Hari Anak Misioner ke 169 yang bertepatan dengan Hari Penampakan Tuhan ( Kalender Gereja Katolik ).<br />Hari Anak Misioner lahir lewat Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner yang memiliki arah pembinaan terhadap perlindungan dan hak – hak azasi anak. Anak – anak dan remaja pantas mendapatkan perhatian, perlindungan dan kasih sayang bukan karena keturunan ras, golongan atau status sosial tertentu, melainkan karena didalam diri anak – anak dan remaja sendiri memang berharga dan bermartabat. Hal ini sejalan dengan konvensi internasional PBB tentang perlindungan dan hak azasi anak. Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner merupakan gerakan internasional dari anak – anak yang paling tua diseluruh dunia. Gerakan ini di Indonesia baru dimulai sekitar tahun 1970.<br /><br /><img src="allimages/ignatius_DSC_0021.jpg" width="334" height="224" border="0" alt="" /><br /><br />Peringatan Hari Anak Misioner ke 169 ini dirayakan dengan Ekaristi/ Misa yang dipimpin secara konselebran (bersama – sama) oleh Romo FX. Krisno Handoyo, Pr. Romo Vikep. Kedu, Romo L. Issri  Purnomo, Pr. Romo Paroki Salam dan Romo M. Nur Widi, Pr., Romo Komisi Karya Misioner Keuskupan Agung Semarang dengan didukung oleh anak – anak dari Paroki – paroki se Kevikepan Kedu, meliputi Salam, Muntilan, Sumber, Tumpang, Mertoyudan, Magelang, Temanggung, Parakan dan Rowoseneng. Masing – masing anak dari paroki masing – masing tampil dengan kekhasannya. Melalui perayaan ini anak – anak dan remaja diajak rela dan bersedia mengambil bagian dalam perutusan Gereja untuk menjadi bintang, bukan hanya sebagai objek melainkan subyek yang rela dan bersedia membagikan apa yang menjadi miliknya meskipun sedikit kepada anak – anak lain, rela berbagi secara nyata dengan saling menerima teman yang berlainan budaya, talenta, juga agama.<br /><br />Mendung tipis di langit Salam tidak mengurangi keceriaan anak – anak dan remaja mengikuti acara demi acara. Sambil melantunkan kidung – kidung gerejawi dengan berbagai iringan musik dari alat – alat musik etnik seperti calung, ketipung, kendang  hingga alat musik modern gitar, elekton, anak – anak juga memadukan gerakan – gerakan tari – tarian. Dalam membuka perayaan Romo Krisno mengajak anak – anak dan remaja se Kevikepan Kedu  untuk menjadi bintang sebagaimana bintang yang membimbing tiga orang Raja dari timur menemukan Sang Juru Selamat Yesus yang lahir lebih dari 2000 tahun yang lalu. Sosok 3 raja menggambarkan orang memiliki kekuasaan sebagai raja, namun sangat bijaksana dalam mengamalkan panggilannya dan selalu menyertakan Sang Pencipta dalam setiap keputusan – keputusan dalam melakoni kehidupannya. Kisah tiga raja ini juga yang diangkat oleh anak – anak dari Dusun Juwono Sumber dalam bentuk teaterikal dengan balutan nuansa pedesaan khas lereng gunung Merapi. Sementara itu Romo Issri bersama anak – anak dari SMA Seminari Menengah Mertoyudan bertutur tentang kasih dan solideritas lewat tokoh boneka dalam serial ‘Teletabis’.  <br /><br /><br />E. Yusuf Kusuma, Ketua Komisi Komunikasi Kevikepan Kedu.  <br /><br />]]></description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry111225-104031">
		<title>OPEN HOUSE \\\&#039; NATAL 2011</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry111225-104031</link>
		<description><![CDATA[<img src="allimages/ignatius_natal2011_3.jpg" width="334" height="250" border="0" alt="" /><br /><br /><br />‘Open House’ Natal 2011 di Gereja St. Ignatius Magelang.<br /><br />Udara dingin dan cuaca mendung mewarnai acara ‘open house’ Natal Gereja St. Ignatius Magelang, Minggu 25 Desember 2011 di pelataran belakang pastoran St. Ignatius Magelang. Hujan rintik – rintik dan alunan tembang ‘mocopat’ membuka acara sederhana yang dihadiri oleh Walikota Ir. H. Sigit Widyonindito, MT., Wakilwalikota Joko Prasetyo, SE., Sekda Drs. Sugiharto, Ketua DPRD. M. Hasan Suryoyudho, SH.MH. jajaran Muspida dan sejumlah Kapala SKPD Kota Magelang serta para tokoh agama dan tamu undangan dari berbagai organisasi kemasyarakatan. <br /><br />Dalam pengantarnya Romo Paroki St. Ignatius Magelang FX. Krisno Handoyo, Pr. menyampaikan visi program kerja umat Katolik hingga 5 tahun kedepan sebagaimana termuat dalam ‘roadmap’/ peta jalan pencapaian Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang 2011 – 2015 yang dirumuskan dengan P4, yaitu ; Pendalaman iman yang mendalam dan tangguh, Peran serta umat dalam kehidupan sosial, politik dan kemasyarakatan, Pemberdayaan kaum KLMTD ( Kecil, Lemah, Miskin, Tersingkir dan Difabel serta anak berkebutuhan khusus, dan Pelestarian keutuhan ciptaan.<br /><br />Lebih lanjut dikatakan Romo Krisno yang juga Romo Vikep Kedu ini mengenai data Litbang Paroki St. Ignatius Magelang sehubungan keterlibatan umat Katolik dalam Pemilu yang lalu adalah 96,73% dari total umat yang berjumlah lebih dari 4000 orang. Juga mengenai tingkat kepercayaan umat terhadap Pemerintah yang 94,72 %., ini artinya masih ada umat yang merasa sakit hati. Oleh karena itu mohon maaf dan berharap agar pada Pemerintahan yang sekarang ini dibawah kepemimpinan Walikota Bapak Sigit Widyonindito dapat menyembuhkan rasa sakit hati tersebut, sehingga umat Katolik di kota Magelang menjadi Gereja yang semakin dimampukan menjadi gereja yang signifikan dan relewan.<br /><br />Walikota Magelang H. Sigit Widyonindito dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam satu setengah tahun pemerintahannya ini baru merupakan awal dalam mewujudkan visinya menjadikan kota Magelang sebagai kota harapan, kota jasa yang aman, sejahtera dan berkeadilan, dan menjadi kota sejuta bunga. Dengan mulai menata kota dan memperbaiki kinerja pemerintahan, layanan - layanan publik maka akan menarik investor baik dari luar maupun dalam kota sendiri, sehingga diharapkan pada gilirannya akan mensejahterakan masyarakat.  <br /><br />Momentum Natal 2011 dalam ‘open house’ Gereja St. Ignatius Magelang yang berlangsung sekitar dua jam ini nampaknya melewati pesan – pesan verbal yang seringkali disampaikan dalam perayaan – perayaan Natal, namun justru menjadi bermakna dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam mencoba menterjemahkan visi membangun kota Magelang agar lebih baik, lebih signifikan dan relevan serta lebih mensejahterakan rakyatnya.<br /><br /><br />Magelang, 25 Desember 2011<br />( E. Yusuf Kusuma, Ketua Komisi Komunikasi Sosial Kevikepan Kedu ) <br /><br />     <br /><img src="allimages/ignatius_natal2011_2.jpg" width="334" height="250" border="0" alt="" /><br /><br /><img src="allimages/ignatius_Natal2011_1.jpg" width="334" height="250" border="0" alt="" /><br /><br /><img src="allimages/ignatius_natal2011_4.jpg" width="334" height="250" border="0" alt="" />]]></description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry111210-010142">
		<title>KEBIJAKAN  PASTORAL  DAN  MEKANISME-PROSES menuju  PROGRAM  KERJA  DAN  RAPB-I  PAROKI Th. 2012</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry111210-010142</link>
		<description><![CDATA[<center><img src="allimages/ignatius_gereja_igna.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center><br />Pengantar<br /><br />	Paroki St. Ignatius mempunyai motto: BERUBAH UNTUK BERBUAH. Motto tersebut merupakan “niat/semangat” (bc. Habitus baru; bdk. hal. 9: “Semoga.. inspirasi, mengilhami dan mengobarkan semangat….”) untuk mewujudkan VISI dan MISI Paroki St. Ignatius (lih. Buku Visi &amp; Misi hal 10-12). Visi dan Misi tersebut perlu dijabarkan dalam program kerja Dewan Paroki. <br />	Paroki St. Ignatius Magelang merupakan bagian dari (sense of belonging) Keuskupan Agung Semarang/KAS (bdk. Pembukaan PPDP, hal. 8).  Maka kebijakan atau gerak pastoral KAS mesti juga menjadi gerak pastoral Paroki.<br />	<br />A.	 KEBIJAKAN  PASTORAL<br /><br />1.	Keuskupan Agung Semarang  <br /><br />1.1.	Kekhasan Ardas KAS 2011 – 2015<br /><br />	Ardas KAS 2011 – 2015 mempunyai 3 kekhasan yakni: 1). Signifikansi dan Relevansi; 2). Optimalisasi peran kaum awam; dan 3). Sinergis karya Pastoral.<br /><br />1.2.	RoadMap Tahun 2012  <br /><br />Ardas KAS 2011 – 2015 tidak menggunakan focus pastoral tahunan berdasarkan segme/kelompok, seperti Ardas sebelumnya melainkan menggunakan peta jalan atau yang sering disebut roadmap, yang menjadi garapan sepanjang 5 tahun.<br />RoadMap Ardas KAS berisi 4 tema garapan, yang sering disingkat dengan P4, yakni: 1). Pengembangan Iman yang Mendalam dan Tangguh; 2). Peningkatan Peran Kaum Awam; 3). Pemberdayaan KLTMD, Abk; dan 4). Pelestarian Keutuhan Ciptaan.<br /><br /><br />1.3.	Perjalanan Ardas KAS 2011 – 2015<br /><br />Tahun 2012 merupakan tahun kedua perjalanan Ardas KAS 2011 – 2015. Meskipun tahun 2011, yakni tahun Konsientisasi dan Pendataan  sudah berakhir namun tentu bukan berarti sudah sempurna begitu saja. Bahkan konsientisasi itu juga masih perlu diperdalam lagi (bdk. 16 Tema Konsientisai Ardas Kas 2011 – 2015). Begitu pula pendataan yang sudah terjadi, selain masih selalu harus diperbaharui, sudah dapat juga dipakai dasar program kerja Dewan paroki 2012 (bdk. Presentasi hasil penkdataan oleh Litbang). <br />	Pada tahun 2012 ini yang menjadi tekanan garapan/focus dalam P4 tersebut adalah: 1). Pembelajaran pokok-pokok iman dan keintiman dengan Allah; 2). Civic education dan kaderisasi; 3). Pemberdayaan (karitatif-edukatif-animatif) KLMTD; dan 4). Edukasi-animasi komunitas-komunitas untuk penyelamatan keutuhan ciptaan.<br /><br />2. Paroki St. Ignatius Magelang<br /><br />2.1. Visi Misi Paroki St. Ignatius Magelang<br /><br />Paroki St. Ignatius Magelang mempunyai buku saku VISI MISI (bdk. Jangan-jangan sudah tidak pernah dibaca atau malah hilang atau ketlingsut). Saya cenderung mengatakan bahwa buku tersebut juga menjadi semacam ARDAS Paroki St. Ignatius Magelang 2009 - 2014. Bagaimana buku tersebut digunakan? Bisa dilihat dan dibaca dalam Kata Sambutan alinea 2 dan 3 halaman 3, yang kalimat kuncinya adalah “…..mengarahkan segala gerak, langkah program dan pemikiran untuk mewujudkan cita-cita yang ingin kita capai di masa yang akan datang…” <br /><br />2.2. Tekanan Tahun 2012<br /><br />	Dalam buku Visi Misi Paroki St. Ignatius Magelang halaman 59 no. 5 disebutkan bahwa tekanan pastoral untuk tahun 2012 adalah Mengintensifkan Karya-Karya Gereja. Karya-karya gereja itu meliputi Liturgi, Kerygma/Pewartaan, Diakonia/Pelayanan Kemasyarakatan, Koinonia/ Persekutan dan Martiria (bdk. semangat/spritualitas bagi keempat karya sebelumnya).<br />	Pertanyaan mendasar adalalah bagaimana karya-karya tersebut diintesifkan atau dioptimalkan untuk P4 dengan fokusnya di tahun 2012?<br />	Alinea pertama dan kedua pada no. 4 tadi sangat jelas menunjuk soal signifikansi dan relevansi bagi umat, ….. agar karya Gereja semakin menyentuh dan menjawab persoalan umat..” (baca. warganya dan masyarakat). Bahkan juga dengan jelas menunjuk soal focus garapan Ardas Kas, …..pencerdasan dan pencerahan dengan pembinaan dan penyegaran terus menerus akan meningkatkan mutu iman umat” (bdk. Peningkatan Iman yang mendalam dan tangguh).<br /><br />3.	Keuangan atau Anggaran <br /><br />3.1.	Kebijakan Keuangan/Anggaran<br /><br />Kebijakan keuangan/anggaran kegiatan-Program mengacu pada Memo Paroki St. Ignatius Magelang no. 01/B/PKP/I/10 dengan beberapa catatan atau koreksi/revisi dalam perjalanan waktu (bdk. Hasil Rapat tgl. 12 dan 26 Januari 2011). Koreksi itu antara lain terdapat dalam;<br /><br />3.1.1.	No. 1.5.1. Soal Kepanitiaan<br />Untuk menghindari pencarian dana yang hanya kepada pihak-pihak tertentu saja, maka buku panduan liturgy hari raya tidak menggunakan iklan. Panduan liturgi langsung ditangani oleh tim kerja liturgy dan peribadatan (bdk. Iklan hanya dua halaman yang dikoordinasi oleh Bendahara Paroki). Ini dimaksudkan  untuk mengoptimalkan keterlibatan dan partisipasi wilayah yang menjadi panitia, sekaligus agar lebih berkonsentrasi dalam mempersiapkan pelaksanaan hari raya tersebut. Tentu dewan paroki tidak akan berdiam saja ketika ada hal yang  memberatkan atau kesulitan dalam soal pembiayaan; masih selalu dapat dibicarakan bersama.<br />Iklan akan dioptimalkan bilamana ada penerbitan buku kenangan dalam kerangka ulang tahun paroki. Maka memo no. 1.5.1. sudah tidak berlaku lagi.<br /><br />3.1.2.	Pemanfaatan DanPamis dan 25 % APP Paroki<br />Dana papa miskin (DanPamis) lebih dimanfaatkan untuk bantuan yang bersifat karitatif dan 25% APP Paroki dimanfaatkan untuk pemberdayaan (bdk. Kriteria dan Alokasi Penyaluran/Penggunaan Dana, tgl. 1 Januari 2011).<br />Maka memo no. 3.2.2. dan 3.2.3. sudah tidak berlaku lagi.<br /><br />3.1.3.	Perhatian terhadap Pendidikan Calon Imam/Seminari<br />Kolekte Jumat I digunakan untuk sumbangan ke Seminari, namun tidak hanya untuk Seminari Mertoyudan tetapi juga untuk Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan, yakni dengan per semester. Maka memo no. 4.1. sudah tidak berlaku lagi.<br /><br />3.2.	Penggalangan Dana<br />3.2.1.	Ngamen<br />Paroki memberi kesempatan pihak lain untuk menggalang dana dalam Perayaan Ekaristi, entah untuk pembangunan gereja atau yang lain, maksimal dua kali dalam setahun, yakni bulan Mei dan November. Adapun jadwal dapat diatur bersama dan atau oleh tim kerja paduan suara.<br /><br />3.2.2.	Proposal<br />Kalau ada pihak luar (Romo atau awam) mencari dana ke umat melalui jalur lingkungan atau wilayah harus sepengetahuan/ijin Romo Paroki, kecuali sifatnya pribadi. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.<br /><br />3.3.	Penetapan Anggaran tahun 2012  <br /><br />Dalam rapat tim khusus tanggal 19 Oktober 2011 dan atas dasar pertimbangan Ketua dewan paroki ditetapkan besarnya anggaran sebagai berikut;<br />3.3.1.	Konsumsi: minum+snack sebesar Rp 4.000,- dan makan sebesar Rp. 8.000,-<br />Nb. Pertemuan/rapat yang tidak lebih dari 2,5 jam atau tidak melewati jam makan siang (Pk. 12.30)  atau jam makan malam (Pk. 19.00) cukup snack saja atau dapat juga makan saja<br /><br />3.3.2.	Kepanitiaan <br />Anggaran untuk kepanitian dinaikan 10% dari anggaran tahun 2011, kecuali Panitia Misa Arwah. Anggaran untuk; Natal (22 juta); Paska (27,5 juta); HUT (13,75 juta); Arwah (7,5 juta); Imlek dan Sura (3,85 juta)<br />3.3.3. Nara Sumber: (A: 1 juta; B: 500 ribu; C: 250 ribu)<br />3.3.4. Transportasi: 1 liter per 10 Km<br /><br /><br />B.	MEKANISME-PROSES  menuju PROGRAM KERJA DAN  RAPB 2012<br /><br />1.	Penyusunan Program Kerja dan Anggarannya<br /><br />Proses penyusunan progam kerja itu melalui beberapa tahap, yakni;<br /><br />1.1.	Rabu, tanggal 16 November 2011: Pk. 18.00 – 20.00 WIB<br /><br />•	Visi &amp; Misi Paroki St. Ignatius (bdk. Bpk. FX. Sarkum)<br />•	Ardas KAS 2011- 2015 – RoadMap Prioritas Pastoral Ardas/P4 (bdk. Rm. FX. Krisno Handoyo, Pr)<br />•	Format Blangko Programasi dan Penjelasan Kolomnya (bdk. Rm. FX. Krisno Handoyo, Pr; Sekretariat)<br /><br />1.2.	 Sabtu-Minggu, tanggal. 10 - 11 Desember 2011 di Parakan:<br /><br />•	Hasil Pendataan Umat dan Pendataan Ardas (bdk. Bpk. FX. Sugiyanto, Lit-Bang)<br />•	Rekomendasi Program Kerja Visioner berdasarkan Roadmap Ardas KAS (bdk. Rm. YS. Slamet Witokaryono, Pr)<br /><br />1.3.	Paska Rapat Kerja di Parakan<br /><br />Tim Kerja dan atau bersama Ketua Bidangnya memulai penyusunan program kerja dan anggaran tahun 2012, yakni<br />•	Kegiatan rutin seperti rapat-rapat<br />•	Program kerja khusus/khas tim kerja bersangkutan (eg. Timja Sakramen Inisiasi: Pelaksanaan baptisan bayi)<br />•	Program Kerja Visioner, berdasarkan rekomendasi hari ini, yakni berkaitan dengan P4 (bdk. Program kerja yang mendukung Ardas KAS) <br /><br />	Program kerja tersebut diserahkan langsung atau melalui ketua bidang kepada sekretariat (Bpk. Handoko atau Bpk. Pamungkas) paling lambat tanggal tanggal 8 Januari 2012 (bdk. meski masih ada ruang program atas dasar masukan rekomendasi/hasil Tepas)<br />1.4.	Rabu, tanggal 11 Januari 2012: Pk. 18.00: Rapat Dewan Harian Paroki<br />•	Progress  Report penyusunan program kerja dan anggarannya<br />•	Ketua bidang mengawal penyusunan program tim kerjanya<br />•	Persiapan Laporan tahunan (bdk. PPDP Bab III Ps. 8 no.4); Wakil Ketua II dan Sekretariat untuk karya pastoral serta Bendahara (+ Bpk. Pamungkas) untuk laporan keuangan tahunan.<br /><br />1.5.	Rabu-Jumat, tanggal 18 – 20 Januari 2012: Temu Pastoral  Kevikepan <br />•	Yang hadir semua Romo Paroki (3) dan wakil Litbang (2), Pewartaan (1) dan Pelayanan Kemasyarakatan (1)<br />•	Rekomendasi program sebagai paroki, bagian rayon dan atau kevikepan.<br /><br />1.6.	Rabu, tanggal 25 Januari 2012: Pk. 18.00 WIB &gt; Rapat Dewan Inti plus Para Ketua Lingkungan dan Ketua Kelompok Kategorial; <br />Masukan Tepas dan Paparan Umum Program Kerja Visioner<br />Nb. Dua Minggu ke depan ada pendampingan per bidang untuk mencermati program kerja (bdk. salah satu harinya pada no. 1.7)<br /><br />1.7.	Rabu tanggal. 1 Februari 2012, Pk. 18.00 WIB &gt; Rapat Tim Khusus <br />Mencermati Program Kerja dan RAPB-I 2012 dan Persiapan Narasi Program Kerja dan RAPB-I 2012<br /><br />1.8.	Rabu, tanggal 8 Februari 2012 : Pk. 18.00 WIB &gt; Rapat Dewan Harian; Pemantaban dan Finalisasi Program Kerja dan RAPB-I 2012 dan Laporan Reksa Pastoral 2011<br /><br />1.9.	Minggu, tanggal 12 atau 19 Februari 2012, Pk. 10.00 WIB &gt; Rapat Dewan Pleno (bdk. PPDP Bab. III Ps. 22).<br />•	Laporan Pertanggungjawaban Reksa Pastoral 2011 (bdk. Hasil monev tgl.19 Oktober 2011; Bpk. Sarkum; PPDP Bab. III Ps. 22 )<br />•	Pengesahan Program Kerja dan RAPB-I 2012<br />Nb. Tgl. 15 Februari 2012; Rapat Dewan Inti dipakai sebagai Finalisasi Program Kerja dan RAPB-I 2012<br /><br />Program Kerja dan RAPB-I 2012 Paroki St. Ignatius Magelang dikirim ke Keuskupan Agung Semarang paling lambat akhir bulan Februari 2012 dan sekaligus Laporan Tahunan reksa pastoral  2012. <br />Nb. * Program Kerja yang harus berjalan di bulan Januari-Februari tidak harus menunggu pengesahan Program Kerja dan RAPB-I Paroki 2012 (diketahui dan disetujui oleh Ketua bidang dan Romo Pendamping)<br /><br />2.	Pendukung Pelaksanaan Program Kerja<br /><br />2.1.	Agenda Pastoral Paroki Tahun 2012<br />Untuk memastikan bahwa lingkungan/wilayah mendapat pelayanan maka dibuat Agenda Pastoral Paroki Tahun 2012.<br /><br />2.1.1.	Hari Senin dan Jumat dijadwalkan untuk lingkungan-lingkungan <br />•	Jadwal akan dilayani oleh Rm. Pendamping (bdk. Kalau Rm. Pendamping tidak bisa akan mencari waktu lain atau mengadakan pembicaraan dengan lingkungan yang bersangkutan; kalau ketua/ pengurus lingkungan diam saja berarti tidak mengunakan jadwal, alias menolak berkat he he)<br />•	Sebaiknya tidak digunakan untuk misa tetapi untuk kunjungan, sarasehan, atau apa saja yang lebih berguna untuk pembinaan umat lingkungan (bdk. Mendukung Ardas KAS dengan P4-nya)<br />•	Untuk misa ujub (arwah dan syukur atau yang lain); pertama-tama menghubungi Rm. Pendamping. Apabila Rm. Pendamping tidak bisa, baru menghubungi Romo yang lain.<br />•	Permohonan ujub waktunya bebas, namun sebaiknya jangan hari Rabu, karena menjadi hari khusus untuk rapat-rapat baik Dewan harian, Inti maupun rapat-rapat yang lain.<br /><br />2.1.2.	Untuk Kepentingan Wilayah:<br />•	Pelayanan untuk misa arwah pada bulan November<br />•	Pelayanan untuk penerimaan Sakramen Tobat pada masa Prapaskah, yang akan dilayani oleh dua atau tiga Romo.<br />•	Untuk HUT Wilayah, kawil/pengurus langsung berhubungan dengan Rm. Pendamping<br /><br />2.1.3.	Pelayanan Sakramen Tobat ; Prapaskah di wilayah/lingkungan dan Advent di gereja, yakni gabungan wilayah; sementara untuk sekolah-sekolah di gereja (bdk. Mohon perhatian untuk prodiakon dan para ketua wilayah dan lingkungan)<br /><br />2.2.	Jadwal Panitia Hari Besar/Raya<br />&gt; Th. 2012: Pekan Suci (Monika); HUT Paroki (Margareta); Arwah (Cornelius); Natal (Gregorius).<br />&gt; Th. 2013: Pekan Suci (Geovani); HUT (Paulus); Arwah (Robertus); Natal (Rafael). <br />&gt; Th. 2014: Pekan Suci (Theodhorus); HUT Paroki (Maria), Arwah (Yohanes); Natal (Katarina)<br />&gt; Th. 2015: Pekan Suci (Cornelius), HUT Paroki (Carolus); Arwah (Monika): Natal (Margareta)<br /><br />2.3.	Pembagian Pendampingan   <br />Demi optimalisasi perhatian dan pelaksanaan karya pastoral maka dibagi pendampingan di antara para Romo Paroki, baik menyangkut soal teritorial maupun bidang/kelompok.<br />Nb. Semua  wilayah dan bidang menjadi tanggung jawab pastor kepala (bdk. Job-Des Pastor Kepala KAS 2009, hal. 7-14)  dan wakil Ketua II dari awam, yang dibantu wakil I, para pastor pembantu<br /><br />2.3.1.	Pembagian Pendampingan pelayanan Teritorial/Wilayah:<br />* Rm. Aly. Martoyoto, Pr : Carolus, Geovani, Gregorius, Monika dan Yohanes; <br />* Rm. FX. Krisno Handoyo, Pr : Cornelius, Paulus, Theodorus;<br />* Rm. Y. Slamet Witokaryono Pr: Katarina, Margareta, Maria, Rafael dan Robertus.<br /><br />2.3.2.	Pembagian Pendampingan Bidang atau sektoral   <br /><br />	Rm. Aly. Martoyoto, Pr;<br />+ Bidang Pewartaan dan Paguyuban dan Tata Organisasi (- Kaum Muda)<br />+ Korwil dan Kelompok-Kelompok Kategorial<br />+ Karyawan Paroki dan Pastoran<br />	Rm. FX. Krisno Handoyo, Pr;<br />+ Bidang Pelayanan Kemasyarakatan dan Sar-Pras<br />+ Moderator Kursus Hidup Berkeluarga<br />+ Pembuatan Agenda/Jadwal Pelayanan dan Historia Domus<br />	Rm. YS. Witokaryono, Pr;<br />+ Bidang Liturgi-Peribadatan dan Penelitian dan Pengembangan<br />+ Supervisor Kantor Sekretariat Paroki (Administrasi, baik sekretariat maupun audit internal/akuntasi keuangan) dan Historia Parocae<br />+ Pengembangan dan Optimalisasi seperti website dan Pendalaman Kitab Suci<br /><br />2.4.	Agenda Rutin – Kalender Liturgi; Masa Pra-Paska – Paska s/d Natal	<br /><br />•	Tgl. 18 – 25 Januari ; Hari Pekan Doa Sedunia<br />•	Tgl. 22 Februari  : Rabu Abu (Awal masa pra paska; pantang dan puasa) – Aksi Puasa Pembangunan (APP)<br />•	Tgl. 1 - 8 April : Pekan Suci<br />•	Bulan Mei : Bulan Maria-Katekese liturgi <br />•	Tgl. 17 Mei : Hari Raya Kenaikan Tuhan<br />•	Tgl.  10 Juni : Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Komuni I)<br />•	Tgl. 31 Juli: Pelindung Paroki; St. Ignatius Loyola<br />•	Bulan Agustus : Bulan Ajaran Sosial Gereja <br />•	Bulan September : Bulan Kitab Suci<br />•	Bulan Oktober : Bulan Rosario – Hari Pangan Sedunia (HPS)<br />•	Bulan November : Tgl. 2: Peringatan Arwah Semua Orang Beriman<br />•	Tgl. 2 Desember  : Masuk Adven – Natal<br />Nb. Pembekalan/sosialisasi bahan (Prapaskah, BKL, Advent) ikut di kevikepan<br /><br /><br />C.	PERISTIWA-PERISTIWA PENTING<br /><br />1.	Umum<br /><br />1.1.	Tahun Iman 2012 – 2013<br />Tahun iman ditetapkan oleh Paus Benedictus XVI. Tahun Iman dimulai pada tanggal 12 Oktober, 50 tahun dibukanya Konisili Vatikan II, dan diakhiri pada tanggal 24 November 2013, Hari Raya Krists Raja Semesta Alam.<br /><br />1.2.	Konggres Ekaristi Keuskupan II Keuskupan Agung Semarang<br />Konggres Ekaristi Keuskupan II Keuskupan Agung Semarang diselenggarakan di Ganjuran, Yogyakarta, pada tanggal 22 – 24 Juni 2012 dengan tema “Tinggal dalam Kristus dan Berbuah”.<br /><br />2.	Khusus<br /><br />2.1.	Pesta Perak Lima Romo Unio<br /><br />Ada kemungkinan paroki menjadi tuan rumah/pelaksana Pesta Perak Para Romo Unio (Rm. Aly. Martoyoto, Pr, Rm. Joko Sistiyanto, Pr, Rm. Willem Pau, Rm. Ant. Tri Wahyono, Pr, Rm. Yak. Sudarmadi, Pr) pada awal September 2012. Romo yang kedua dan ketiga dahulu berasal dari Paroki St. Ignatius Magelang, namun pada saat mereka ditahbiskan, paroki sudah mengalami pemekaran, yakni Paroki St. Mikael Pancaarga dan St. Maria Fatima Magelang.<br /><br />2.2.	Tahun Terakhir Kepengurusan<br /><br />Tahun 2012 merupakan tahun terakhir kepengurusan dewan paroki. Maka baik kiranya kalau pengurus dewan harian maupun koordinator tim kerja dan lingkungan sudah mulai memikirkan kaderisasi, meski bukan berarti harus diganti semua.   Misalnya apakah mungkin masing-masing tim kerja mulai tahun 2012 mengajak minimal satu orang untuk ikut terlibat di dalam tim kerjanya.<br /><br />Penutup<br /><br />Selamat menyusun program kerja tahun 2012, yang akan disempurnakannya pada hari Rabu tgl. 25 Januari 2012.  Program kerja dan RAPB-I tersebut hendak dimohonkan pengesahan pada rapat Dewan Pleno hari Minggu tanggal 12 atau 19  Februari 2012, sekaligus laporan pertanggung-jawaban program kerja tahun 2011. <br />Akhirnya semoga Allah yang telah memulai pekerjaan baik di antara kita akan menyelesaikannya (bdk. Flp. 1:6). Ad Maiorem Dei Gloriam (AMDG; Amrih Mulya Dalem Gusti).  <br /><br />Pastoran St. Ignatius  tgl, 10-11 Desember 2011<br />Berkah Dalem<br />    <br /><br />FX. Krisno Handoyo, Pr<br /><br />]]></description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110905-103809">
		<title>Kunjungan Pastoral Bapak Uskup dan Penerimaan Sakramen Penguatan</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110905-103809</link>
		<description><![CDATA[<center><img src="allimages/ignatius_temuuskup.jpg" width="334" height="129" border="0" alt="" /><br />suasana wawan hati</center><br /><br />Hari Minggu, 4 September 2011, menjadi hari yang istimewa bagi Paroki St Ignatius Magelang. Hari ini sebanyak 146 umat menerima Sakramen Penguatan dari tangan Mgr Johannes Pujasumarta. Rencananya penerimaan sakramen ini akan diadakan pada tanggal 3 September. Mengingat adanya liburan Idul Fitri, penerimaan sakramen Penguatan diundur tanggal 4 September 2011 pukul 16.30.<br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_temuuskup1.jpg" width="334" height="214" border="0" alt="" /><br />Mgr Puja memberikan pengantar didampingi Rm Krisno</center><br /><br />Dalam kotbahnya, Mgr Puja mengajak umat untuk terus menggelorakan semangat iman berkat Roh Kudus yang telah diterima oleh setiap umat. &quot;Salah satu bentuk keteladanan dalam menggelorakan semangat iman tampak dalam gambar yang ada dalam tongkat kegembalaan ini. Di sini digambarkan ada seekor burung Pelikan dan anak-anaknya. Yang menarik, induk burung ini terlihat sedang mencucukkan paruh di dadanya sendiri. Mengucurlah darah. Dari darah inilah, anak-anak burung Pelikan itu dapat hidup&quot; demikian tegas Mgr Puja.<br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_temuuskup4.jpg" width="334" height="232" border="0" alt="" /><br />Rm Krisno saat memberikan pengantar sekaligus pemaparan dinamika umat st Ignatius</center><br /><br />Setelah penerimaan Sakramen Penguatan diadakan acara ramah tamah dan wawanhati perwakilan umat dengan Mgr Pujasumarta. Pada kesempatan ini Rm Krisno Handoyo memberikan laporan perkembangan situasi dan dinamika umat. &quot;Kesan umum gereja itu hanya berkutat di seputar altar. Namun, hal itu tidak lagi tampak dalam tahun-tahun terakhir di Ignatius. Seturut dinamika keuskupan, Paroki Ignatius menempatkan bidang Litbang pada urutan pertama. Hal ini berkaitan dengan konsientisasi Arah Dasar KAS yang pada tahun pertama menitikberatkan pada pendataan. Urutan kedua adalah bidang pewartaan. Jika ditelusur, gerakan untuk menjadikan imam semakin mendalam dan tangguh menjadi dasar sehingga bidang ini menempati urutan kedua. setelah itu disusul bidang liturgi. Iman yang mendalam dan tangguh semakin ditampakkan dalam tindakan ritual&quot; demikian paparan Rm Krisno dengan gayanya yang khas.<br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_temuuskup2.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /><br />umat tampak serius mengikuti wawan hati</center><br /><br />Dalam wawanhati ini, Arah Dasar KAS menjadi sorotan utama. Pembicaraan diarahkan supaya Arah Dasar ini semakin membumi dan semakin berdaya guna bagi umat. <br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_temuuskup3.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /><br />Rm Martoyoto tampak setia dan tekun mengikuti wawan hati</center><br /><br />Umat cukup antusias untuk mengikuti wawanhati ini. Akhirnya wawanhati ini berakhir pada pukul 21.00. Masih ada pekerjaan rumah: bagaimana membawa hasil wawanhati ini ke umat sehingga umat yang tidak mengikuti acara ini pun dapat ikut merasakan dan dapat semakin terlibat membangun Gereja seturut peran dan fungsinya. <br />]]></description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110807-122934">
		<title>SEMINAR IBU DAN ANAK</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110807-122934</link>
		<description><![CDATA[<center><img src="allimages/ignatius_seminaribu1.jpg" width="334" height="222" border="0" alt="" /></center><br /><br />Bidang Pelayanan Kemasyarakatan mengadakan Seminar Ibu dan Anak dengan tema &quot;MENGENAL BAHASA KASIH IBU-ANAK&quot;. Seminar ini diadakan pada hari Minggu &amp; Agustus 2011 bertempat di Gedung Mandala.<br /><br />Dalam sambutannya, Romo Krisno Handoyo mengajak peserta untuk menyadari bahwa bahasa kasih orang tua hendaknya menjadi cerminan bahasa kasih Allah sendiri. <br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_seminaribu2.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center><br /><br />Sementara Ibu Arum Widinugraheni M.Psi yang menjadi pembicara tunggal dalam seminar tersebut mengajak para peserta untuk mengambangkan pola komunikasi yang baik sehingga pendidikan informal dalam keluarga terjadi secara sehat. Dengan adanya pola komunikasi yang sehat, bisa dipastikan terjalinlah sebuah komunikasi kasih yang mesra dalam keluarga. Melalui film-film pendek yang dipertontonkan Ibu Arum mengajak para peserta sadar bahwa ada demikian banyak pola komunikasi salah yang selama ini terjadi. Pola komunikasi yang salah misalnya teguran &quot;JANGAN ...&quot; Teguran memang baik, tetapi jika salah menempatkan maka teguran itu bisa berakibat sebaliknya. Seorang anak yang ditegur jangan nakal, maka yang terpikir dalam benak anak itu adalah nakalnya. <br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_seminaribu3.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center><br /><br />Pada bagian akhir, Ibu Arum mengingatkan orang tua agar berhati-hati dalam bertindak dan berbicara. Apa yang didengar oleh anak, itulah yang dilakukan oleh anak. Apa yang dilihat oleh anak, itulah contoh yang juga akan dilakukannnya. &quot;Children see, children do,&quot; demikian tegas ibu Arum.<br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_seminaribu4.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center>]]></description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110807-120000">
		<title>UJIAN TERTULIS CALON KRISMA</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110807-120000</link>
		<description><![CDATA[Bertempat di Panti Bina Bhakti, Tim Kerja Inisiasi mengadakan ujian tertulis bagi calon penerima Sakramen Penguatan yang telah mengikuti pendampingan selama 4 bulan terakhir.<br /><br />&quot;Menurut daftar, ada 165 calon yang akan mengikuti Penguatan di Paroki St Ignatius. Hari ini yang mengikuti ujian ada 125 calon. Masih ada sebagian siswa SMP Tarakanita yang tidak mengikuti ujian tertulis ini. Mereka akan mengadakan ujian secara tersendiri&quot; demikian jelas Ibu Irine selaku koordinator tim kerja Inisiasi.<br /><br />Menurut rencana, penerimaan Sakramen Penguatan akan diadakan pada tanggal 3 September 2011. Sakramen Penguatan akan diberikan langsung oleh Mgr Johannes Pujasumarta, Uskup Keuskupan Agung Semarang.]]></description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110731-000715">
		<title>MALAM TIRAKATAN HUT PAROKI ST IGNATIUS KE 111</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110731-000715</link>
		<description><![CDATA[<center><img src="allimages/ignatius_tirakatan.jpg" width="334" height="222" border="0" alt="" /><br />selawatan katolik dari wilayah slanden, paroki promasan</center><br /><br />Tak terasa, usia Paroki St Ignatius telah sampai pada angka 111. Perjalanan panjang telah dilalui paroki Ignatius dengan segala dinamikanya. Seluruh proses dinamika itu tentu membawa makna mendalam bagi gereja st Ignatius dalam mewujudkan jati dirinya.<br /><br />St ignatius merupakan santo pelindung Paroki st Ignatius. Cita-cita dan semangat St Ignatius itulah yang terus menerus dihidupi dan diperjuangkan. Untuk itulah, tema HUT kali ini adalah Menjadi Gereja yang semakin signifikan dan relvan berdasarkan spiritualitas St Ignatius. Untuk sampai pada tataran itu, berbagai kegiatan diadakan. <br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_tirakatan1.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /><br />romo krisno sedang memberikan pengantar</center><br /><br />salah satu kegiatan yang menjadi unggulan adalah bagaimana semakin mendalami spiritualitas St Ignatius. Pertanyaan ini dijawab dengan kegiatan seminar spiritualitas ignatius dan triduum yang mencoba menggali spiritualitas ignatius supaya menjadi pergulatan umat. Dengan menggali spiritualitas St Ignatius, diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran pembicaraan namun sungguh mengakar dalam kehidupan umat sehingga Gereja hadir secara nyata dalam kehidupan.<br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_tirakatan2.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center><br /><br />Malam ini, Sabtu 30 Juli 2011, diadakan malam tirakatan. Acara ini diadakan sebagai persiapan perayaan HUT Gereja yang akan diadakan hari Minggu 31 Juli 2011. Malam tirakatan ini menjadi malam untuk bermenung sekaligus menjadi malam untuk berefleksi bersama. salah satu topik pembicaraannya adalah soal pendidikan katolik.<br /><br />Malam tirakatan ini dimeriahkan dengan kesenian sloka dari Wilayah Slanden, Paroki St Maria Lourdes Promasan. Dengan nyanyian selawatan bernuansa katolik ini, umat diajak untuk terus menerus menghayati iman dalam konteks budaya. <br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_tirakatan3.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /><br />antusiasme para peserta dalam mengikuti malam tirakatan</center>]]></description>
	</item>
	<item rdf:about="http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110627-113520">
		<title>51 Anak Menerima Komuni Pertama</title>
		<link>http://www.ignatius-magelang.info/mainmessage.php?entry=entry110627-113520</link>
		<description><![CDATA[<center><img src="allimages/ignatius_komuni.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center><br />Hari raya Tubuh dan Darah Kristus yang dirayakan pada tanggal 26 Juni 2011 ini terasa berbeda. 51 Anak berpakaian putih-putih tampak berjajar rapi dengan didampingi oleh orang tuanya masing-masing. Raut kegembiraan tampak tergambar di wajah mereka. ke-51 Anak itu adalah merek ayang telah dipersiapkan sejak lama oleh Tim Inisiasi Paroki untuk menerima Komuni Pertama.<br /><br />&quot;Sebenarnya ada 53 anak, tetapi 2 dari antara mereka terpaksa ditunda karena tidak mengikuti persiapan secara lengkap&quot; ungkap salah satu panitia Komuni Pertama.<br /><br /><center><img src="allimages/ignatius_komuni2.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center><br /><br />Setelah penerimaan komuni pertama, anak-anak mengadakan pesta kebun di halaman belakang pasturan. pesta kebun ini sekaligus menajdi ajang menjalin persaudaraan di antara mereka. Acara ramah tamah ini menjadi tanda kepedulian orang tua untuk anak-anak mereka yang telah diperkenankan untuk menerima komuni pertama.<br /><center><br /><img src="allimages/ignatius_komuni1.jpg" width="334" height="223" border="0" alt="" /></center><br /><br />Pada hri Raya Tubuh dan darah Kristus ini juga diadakan Adorasi Ekaristi selama 24 jam dimulai dari Sabtu setelah Perayaan Ekaristi. Sakramen Ekaristi ditahtakan dalam montrans. Kemudian di adakan upacara penghormatan dan diarak menuju ke Panti Bina Bakti untuk ditahtakan di sana. Umat secara bergantian berjaga bhakti hingga Minggu sore. Moga-moga, peristiwa ini menajdi kesempatan bagi umat untuk menimba inspirasi dan semakin menguatkan iman umat.]]></description>
	</item>
</rdf:RDF>

